Selasa, 29 Maret 2011

nasib PKL dan pedagang besar supermarket

Timbanglah barang dengan jujur [Foto: Istimewa]Timbanglah barang dengan jujur [Foto: Istimewa]Siapa yang tak tersentuh hatinya melihat pedagang kecil, PKL, terus-terusan digusur oleh Polisi Pamong Praja. Sementara mereka bayar juga uang 'jago' kepada oknum Pemda, tapi begitu digusur tak ada kebijakan sedikit pun untuk beri waktu membongkar lapak dagangannya. Tapi, itulah nasib PKL di negeri kita. Dan, seminggu setelah digusur, mereka pun muncul lagi. Tentu saja dengan membayar upeti lagi kepada oknum tertentu. Apakah ini bagian dari ketahanan pedagang kecil yang harus ngotot mencari makan? Timbangan pas, konsumen puas [Foto: Istimewa]Timbangan pas, konsumen puas [Foto: Istimewa]Sementara, pedagang bermodal kakap dengan mudah membina dan mengembangkan usahanya dengan cara membuka mal-mal, supermarket di sana-sini, yang notabene justru membuat jalan sekitar menjadi macet.
Namun, ada sisi lain tentang kejujuran berdagang pada kedua pedagang yang berlainan modal itu. Sehingga lambat laun masyarakat banyak yang menggemari berbelanja di mal atau supermarket.
IstimewaIstimewaMasyakarat kita kini mulai asyik dengan yang serba instan. Belanja keperluan dapur pun mereka enggan tawar-menawar. Jadi, ke supermarket adalah jawaban yang tepat untuk melakukan transaksi utuh. Apalagi melihat harga yang dipasang pun tidak mahal-mahal amat. Timbangannya pun tidak neko-neko. Pas. Coba bayangkan jika Anda beli sesuatu di pasar tradisional. Katakanlah beli sekilo daging. Apakah Anda yakin daging tersebut segar? Dan apakah Anda yakin kalau timbangan mereka itu benar-benar pas? Kalau yakin timbang lagi di rumah. Dan lihat hasilnya. Belum lagi daging tersebut adalah daging glonggongan (sapi yang diminumi air sebanyak-banyak sebelum dipotong). Begitulah pendapat sebagian masyarakat kita yang memilih berbelanja di supermarket.
IstimewaIstimewa"Saya bukannya nggak kasihan. Tapi coba saja beli buah-buahan di pinggiran jalan Pasar Rebo menuju terminal Kampung Rambutan. Kita beli satu kilo buah begitu di rumah kita timbang dapatnya cuma tujuh ons. Berarti kehilangan 3 ons," ujar Nurbaeti, seorang staf di Klinik Cibubur dekat Lapangan Tembak.
Menurutnya, belanja di supermarket timbangannya lebih jujur. Jadi konsumen puas. Apalagi barangnya pun pilihan. Konsumen dijamin tidak tertipu.
Para pedagang di sekitar Pasar Rebo dekat Kampung Rambutan memang sudah lama ditengarai konsumen yang pernah berbelanja buah di sana. Umumnya, setelah ditimbang di rumah mereka merasa tertipu. "apa iya hanya kurang 2-3 ons kita harus balik lagi ke sana, Sementara rumah kita jauh, " tutur Beti.

Tidak ada keraguan berbelanja [Foto: Istimewa]Tidak ada keraguan berbelanja [Foto: Istimewa]Walau begitu, bukan berarti pedagang PKL ini kehilangan pelanggannya. Yang beli pasti ada saja. tapi pedagangnya sangat tidak menyadari bahwa perbuatan mengurangi timbangan adalah perbuatan tidak etis dan berdosa menurut agama manapun.
Kini, apa yang biasa dijajaki pedagang kecil di pinggir jalan, pengusaha supermarket pun tak mau ketinggalan. Boleh dibilang, semua yang Anda butuhkan ada di supermarket. Contohnya, dulu kalau kita mau makan "kerak telor" kuliner ala Betawi ini, kita bisa makan kalau ada pembukaan Jakarta Fair. Tapi sekarang, ada atau tidak Jakarta Fair, Anda bisa temukan kerok telor di mal-mal atau supermarket sekelas Giant, Carrefour, atau Hypermart. Dengan merogoh kocek Rp 13.500 Anda bisa menikmati kerak telor ala Betawi ini.
Apa boleh buat beli di pinggir jalan [Foto: Istimewa]Apa boleh buat beli di pinggir jalan [Foto: Istimewa]Begitu pula jika Anda beli durian alias duren. Orang sekarang kalau mau beli duren di pinggir jalan mikir dua kali karena begitu dibawa pulang, durennya banyak persoalan. Busuklah, nggak manislah. Manis tapi nggak gurihlah. Selain harganya mahal, barangnya pun belum tentu memuaskan. Tapi, jika beli duren monthong di Giant, atau supermarket lainnya, harganya beli melesat jauh ke bawah. Selain harganya jadi murah, pun buahnya tidak mengecewakan.
Boleh dagang karena bayar uang jago [Foto: Istimewa]Boleh dagang karena bayar uang jago [Foto: Istimewa]Dari persoalan ini, setidaknya, para pedagang kaki lima sudah bisa bercermin dalam rangka memperbaiki layanannya. Karena, masih banyak konsumen yang cinta belanja di pinggir jalan atau di PKL. Juga menyangkut timbangan tak perlu diberat-beratkan dengan besi berani atau melubangi kiloannya yang terbuat dari kuningan itu.

nasib PKL

Siapa di antara kita yang bisa terpisah dengan Pedagang Kaki Lima (Kanan-kiri lintas manusia/PKL)? Bisa dipastikan bahwa semua penduduk, terutama yang berada di kota besar sering menggunakan jasa mereka. Mereka mengobati rasa haus kita dengan sebotol minuman segar ketika kita turun dari angkutan yang begitu pengap. Kadang rasa pening ketika menyerang tiba-tiba sewaktu kita menyusuri kota, PKL juga dengan segera meringankannya dengan menyediakan minyak gosok.

Begitu menjamurnya PKL di sepanjang ruas jalan kota, dari jalan protokol hingga gang-gang sempit, menyiratkan begitu besar potensi mereka. Data tahun 2002 yang dipublikasikan oleh Sinar Harapan, menyebutkan tidak kurang dari 141 ribu PKL menyesaki jalanan di 5 wilayah di DKI. Anggap saja masing-masing menghidupi 4 jiwa, maka hampir 600 ribu manusia hidup dari ber-PKL.

Namun kita seringkali kita mendengar, melihat, membaca berita tentang penggusuran para pencari nafkah di jalanan ini dengan alasan ketertiban kota. Pemerintah, dengan aparat satpol PP-nya, seakan tidak memedulikan hak mereka untuk hidup dan berbagi rejeki di kota metropolitan ini. Namun diantara mereka, para PKL, terkadang juga melanggar hak pemakai jalan dan warga kota yang ingin berlalu-lintas dengan nyaman dan menikmati indahnya kota Jakarta.

Dengan berbagai pro-dan kontra atas keberadaan PKL tersebut, kita semua dan pemerintah agaknya perlu mencarikan solusi yang tepat. Ketika tiba-tiba kita haus dan lapar di tengah jalan, bisa segera mendapatkan solusi, dan tetap bisa berlalu-lintas dengan nyaman. Sementara mereka yang selama ini hidup dari berjualan di jalan raya juga tetap mendapatkan peluang berjualan, tanpa mengurangi hak pemakai jalan. Adakah kedua kepentingan tersebut bisa diakomodir dengan sebuah konsep/cara yang lebih adil?

pajak? haruskah dibayar atau tidak?

Kewajiban Untuk Membayar Pajak Kewajiban yang harus di laksanakan oleh setiap warga Negara adalah kewajiban untuk membayar pajak. Pajak merupakan salah satu sumber pemasukan Negara yang paling besar jumlahnya. Karena setiap hal yang kita lakukan pasti akan di kenai pajak, mulai dari gaji pegawai, berbelanja di pusat perbelanjaan, rumah, tanah, listrik, kendaraan, dll. Namun saat ini saya agak ragu dengan pendistribusian hasil pajak yang tidak transparan dan ada kemungkinan KKN yang terjadi dalam BUMN yang mengurusi masalah perpajakan di Indonesia. Bagaimana tidak saya sebagai salah satu wajib pajak sudah merasakannya, saat ini banyak jalan-jalan raya yang rusak parah padahal seharusnya pemerintah memperhatikan hal yang seperti ini. 

Bagaimana jalanan di Indonesia tidak rusak, karena setiap hujan mengguyur Indonesia hampir dapat di pastikan jalanan di genangi oleh air. Karena sebagian besar jalanan di Indonesia di lapisi dengan aspal yang dapat terkikis jika terlalu lama terendam oleh air dan terkena gesekan-gesekan ban kendaraan yang melewati genangan tersebut. Belum lagi listrik yang sering padam, padahal setiap bulannya tagihan listrik selalu di bayar. Alasan yang sering di berikan dari perusahaan yang mengelola listrik di Indonesia adalah kurangnya pasokan listrik karena pembangkit listrik yang ada sedang rusak, padahal harusnya sebagai penyedia jasa perusahaan itu sudah memikirkan alternatif apa yang harus di lakukan jika terjadi kerusakan seperti itu karena sebagai konsumen itu tidak mau mendapatkan alasan apapun karena konsumen telah membayar untuk mendapatkan apa yang telah di bayarkan-nya. 

Terakhir pajak yang di ambil dari kendaraan. Pajak yang satu ini seperti pajak yang paling besar pemasukan-nya di Indonesia, karena kendaraan di Indonesia khusus-nya di Jakarta sudah melewati batas jumlahanya. Oleh karena itu kemacetan pun terjadi ketika semua kendaraan itu bertemu ketika jam berangkat dan pulang kantor. Seharusnya dari pihak kepolisian membatasi jumlah kendaraan ini, khusus-nya kendaraan roda dua. Dan menurut saya pengelolaan pajak di Negara ini belum membuat warganya yang sudah membayar menjadi puas karena tidak adanya transparansi.

pengangguran musiman

Pengangguran Musiman
Ini jelas tampak dalam masyarakat agraris yang kegiatan perekonomiannya berkisar pada bidang pertanian, Msayarakat sibuk pada saat tertentu yaitu pada musim tanam dan musim panen.
Jika masalah pengangguran tidak tertangani dengan effektif, bebagai implikasi yang dapat diamati antara lain :
1. Makin lebarnya kesenjangan ekonomi antara para warga masyarakat yang mampu dan yang tidak mampu yang dapat meningkatkan kecemburuan sosial dan keserahan sosial.
2.  Gangguan keamanan dan ketertiban umum.
3.  Menjamurnyan perumahan kumuh serta urabaniasai yang tidak terkendali
Dengan demikian pengangguran tergolong sebagai tatangan yang harus dihadapi bersama, artinya melibatkan aparat pemerintah, kalangan bisnis, tokoh masyarakat. Itulah alasan lain mengapa pembangunan ekonomi ditempatkan pada peringkat teratas dalam skala prioritas pembangunan suatu masyarakat bangsa yang harus terselenggara dengan tingkat efisiensi dan efektivitas setinggi mungkin.

Minggu, 27 Maret 2011

Coretan Kecil dari Surga

Senandung pujian terucapkan untukmu.
Lirih kerinduan mengharap sosokmu.
Salam sekalian alam tersampaikan untukmu.

Wahai, kejora di penghujung senja.
Bulir air mataku mengalir meniti risalahmu.
Terbayang tugas mulia nan suci,
Rahmat bagi semesta alam.

Bagaikan pusat kosmik tata surya,
Berpendar cerah sempurna akhlaqmu.
Memancar indah menerangi kelam dunia jahiliah.

Mengelilingimu,
Para ksatria gagah berani,
Jujur rupawan cerminan dirimu.
Sahabat tercinta penerus sunnahmu.

Tiada pamrih kau harapkan,
Tiada pujian kau inginkan.
Selain keselamatan,
Bagi umatmu, wahai penyempurna akhlaq.

Engkaulah juru selamat,
Yang diramalkan, dinanti kehadirannya.
Engkaulah Muhammad,
Yang kelahirannya menggetarkan singgasana raja-raja.

Wajahmu yang penuh kasih,
Dihiasi senyuman tulus hati nurani,
Dan nuansa teduh wibawa matamu.
Maka tiadalah selain engkau :
Mawar gurun, singa padang pasir.

Pelindung janda dan anak yatim.
Sahabat fakir, papa dan miskin.
Ayah kebanggaan dan saudara kepercayaan.

Maka apalagi yang hendak ku tuliskan?
Sampai habis tinta mengering dan tersibak lembar terakhir,
Belumlah cukup ku sempurnakan indah perangaimu.

Salam atasmu, kekasih Allah.
Rinduku bersimpuh di hadapanmu, ya Rasulullah.


13 Agustus 2010
02 : 06
Vassily

Resep Gudeg Jogja



Bahan :
½ butir kelapa
3 lembar daun jati
½ ayam sedang
Telur
Nangka muda

Bumbu :
3 biji bawang merah
4 siung bawang putih
1 sendok teh ketumbar
6 butir kemiri
2 potong laos
¼ sendok teh terasi
3 lembar daun salam
1 sendok makan garam
2 sendok makan gula merah dan micin

Cara memasak :
Rebus telur dan parut kelapa untuk dijadikan santan
Nangka muda dipotong-potong agak kasar setelah dicuci.
Kemudian rebus dengan daun jati supaya timbul warna merah hingga lunak. Tiriskan lalu memarkan.
Haluskan bumbu, kecuali daun salam dan laos. Masukkan ke dalam panci bersama santan, potongan ayam dan nangka muda yang telah dimemarkan.
 Tambahkan daun salam dan laos, rebu terus hingga santan habis.
Terakhir masukkan telur rebus yang telah dikupas, tambahkan santan kental dan rebus hingga santan habis

Hak dan kewajiban Warga Negara Indonesia

Hak dan Kewajiban Sebagai Warga Negara Indonesia:

Berikut ini adalah beberapa contoh hak dan kewajiban kita sebagai rakyat Indonesia. Setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama satu sama lain tanpa terkecuali. Persamaaan antara manusia selalu dijunjung tinggi untuk menghindari berbagai kecemburuan sosial yang dapat memicu berbagai permasalahan di kemudian hari.
Namun biasanya bagi yang memiliki banyak uang atau tajir bisa memiliki tambahan hak dan pengurangan kewajiban sebagai warga negara kesatuan republik Indonesia.
A. Contoh Hak Warga Negara Indonesia
  1. Setiap warga negara berhak mendapatkan perlindungan hukum
  2. Setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak
  3. Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum dan di dalam pemerintahan
  4. Setiap warga negara bebas untuk memilih, memeluk dan menjalankan agama dan kepercayaan masing-masing yang dipercayai
  5. Setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran
  6. Setiap warga negara berhak mempertahankan wilayah negara kesatuan Indonesia atau nkri dari serangan musuh
  7. Setiap warga negara memiliki hak sama dalam kemerdekaan berserikat, berkumpul mengeluarkan pendapat secara lisan dan tulisan sesuai undang-undang yang berlaku
B. Contoh Kewajiban Warga Negara Indonesia
  1. Setiap warga negara memiliki kewajiban untuk berperan serta dalam membela, mempertahankan kedaulatan negara indonesia dari serangan musuh
  2. Setiap warga negara wajib membayar pajak dan retribusi yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah (pemda)
  3. Setiap warga negara wajib mentaati serta menjunjung tinggi dasar negara, hukum dan pemerintahan tanpa terkecuali, serta dijalankan dengan sebaik-baiknya
  4. Setiap warga negara berkewajiban taat, tunduk dan patuh terhadap segala hukum yang berlaku di wilayah negara indonesia
  5. Setiap warga negara wajib turut serta dalam pembangunan untuk membangun bangsa agar bangsa kita bisa berkembang dan maju ke arah yang lebih baik.

Hak Asasi Manusia

Pengertian dan Definisi HAM :
HAM / Hak Asasi Manusia adalah hak yang melekat pada diri setiap manusia sejak awal dilahirkan yang berlaku seumur hidup dan tidak dapat diganggu gugat siapa pun. Sebagai warga negara yang baik kita mesti menjunjung tinggi nilai hak azasi manusia tanpa membeda-bedakan status, golongan, keturunan, jabatan, dan lain sebagainya.
Melanggar HAM seseorang bertentangan dengan hukum yang berlaku di Indonesia. Hak asasi manusia memiliki wadah organisasi yang mengurus permasalahan seputar hak asasi manusia yaitu Komnas HAM. Kasus pelanggaran ham di Indonesia memang masih banyak yang belum terselesaikan / tuntas sehingga diharapkan perkembangan dunia ham di Indonesia dapat terwujud ke arah yang lebih baik. Salah satu tokoh ham di Indonesia adalah Munir yang tewas dibunuh di atas pesawat udara saat menuju Belanda dari Indonesia.

Senin, 07 Maret 2011

Solace

Don’t cry,
Even the gorgeous winter
Has broken your tears down.

Don’t cry,
No matter how many sorrows
Phrases into words.

Don’t cry,
Such a beautiful stars
Twinkling up the sky.

Don’t cry,
When the road is fully decorated
With joy around.

Don’t cry,
Because your smile is the one
So precious to me.

So, please don’t cry,
And I’ll be standing beside you
Every night you dreams for me.


4 Okt 2009
13 : 47
Vassily

i Can't

For the long journey I go. Missing that feeling which have came in my dreams.
And at this time I remember, For you who I cant stand with.
But finally I know that I still love.
No matters how many sorrows phrases into words, I still can't lose that feeling.
And I hate to be like this.
-I can't, Vassily-

Minggu, 06 Maret 2011

Syarat Terbentuknya Negara

Syarat terbentuknya negara apabila ingin didaulat menjadi suatu negara minimal harus melengkapi 4 syarat :

1.Memiliki Wilayah
memiliki wilayah adalah syarat mutlak bagi calon sebuah negara. Karena tanpa wilayah/tempat, maka akan sulit bagi calon negara untuk membentuk negara yang berdaulat. Contoh negara yang sudah terbentuk tapi masih belum memilik syarat ini adalah Israel yang menempati wilayah dari Palestina.

2.Memliki Rakyat
memiliki rakyat pun adalah syarat mutlak bagi calon negara untuk membentuk negara. Karena tanpa rakyat, maka calon negara seperti tanpa tujuan yang jelas. Dan juga diperlukan adanya kumpulan orang-orang yang tinggal di negara tersebut dan dipersatukan oleh suatu perasaan. Tanpa adanya orang sebagai rakyat pada suatu negara maka pemerintahan tidak akan berjalan. Rakyat juga berfungsi sebagai sumber daya manusia untuk menjalankan aktivitas kehidupan sehari-hari.

3.Memiliki Pemerintahan yang Berdaulat
memiliki pemerintahan yang berdaulat juga salah satu syarat mutlak bagi calon negara untuk membentuk negara, karena tanpa pemerintahan, maka suatu negara tersebut akan jadi kacau balau karena tidak ada aturan-aturan yang dibuat oleh pemerintah.
3 syarat ini merupakan syarat de facto (jelas). Masih ada satu syarat lagi yaitu syarat de jure:

4.Diakui oleh Negara-Negara Lain
Sekelompok orang bisa saja mengakui suatu wilayah yang terdiri atas orang-orang dengan sistem pemerintahan, namun tidak akan disetujui dunia internasional jika didirikan di atas negara yang sudah ada.

resep membuat batagor


Baso Tahu dan Siomay Goreng:
5 buah tahu putih besar, dipotong diagonal membentuk segitiga
10 lembar kulit pangsit goreng
200 gram udang kupas, dicincang
100 gram daging ayam, dicincang
1 butir telur
7 sendok makan tepung kanji/tapioka
3 sendok makan minyak wijen
1 batang daun bawang, dirajang halus
Garam secukupnya
Saus kacang :
200 gram kacang tanah digoreng dan dihaluskan atau pindakaas/selai kacang 4 buah cabai merah dikeluarkan biji,dipotong-potong dan digoreng, dihaluskan
1 sendok teh gula pasir
1 sendok teh cuka
Garam secukupnya
Air secukupnya
Cara membuat :
1. Keruk isi tahu untuk memberi tempat bagi adonan baso.
2. Kocok telur, masukkan udang dan ayam yang telah dicincang, tepung kanji, minyak wijen, garam dan rajangan daun bawang.
3. Aduk rata hingga menjadi adonan yang dapat dibentuk.
4. Masukkan adonan ke dalam tahu yang telah dikeruk isinya. Untuk pangsit, ambil sedikit adonan, letakkan ditengah-tengah kulit pangsit, lalu ke empat sudut kulit pangsit disatukan dan ditekuk keluar.
5. Panaskan minyak dalam panci atau penggorengan. Goreng tahu dan pangsit dalam minyak panas hingga matang dan berwarna kecoklatan. Waktu menggoreng, tahu dan pangsit sebaiknya terendam seluruhnya dalam minyak (deep fried).
6. Saus kacang : campur kacang tanah goreng yang telah dihaluskan atau selai kacang dengan cabai merah goreng yang telah dihaluskan, gula pasir, cuka, garam dan air.
7. Panaskan sebentar hingga mendidih dan mengental.
8. Sajikan batagor dan siomay panas-panas dengan saus kacang, kecap manis dan jeruk purut.
dan ini untuk 10 buah batagor dan 10 buah siomay.